Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita Sulteng

Komitmen Soal Revitalisasi Sekolah Terpencil, Disdikbud Parigi Moutong Inspeksi Pembangunan SDN Bainaa Barat

67
×

Komitmen Soal Revitalisasi Sekolah Terpencil, Disdikbud Parigi Moutong Inspeksi Pembangunan SDN Bainaa Barat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

nesindonews.com Parimo Sulteng – Kasak-kusuk soal isu karakter material yang digunakan untuk struktur konstruksi fisik bagunan SDN Bainaa Barat Parigi Moutong yang diduga timpang dari ketentuan penerapan teknis.

Berkaitan dengan hal itu pihak Disdikbud Kabupaten Parigi Moutong, perlu adanya mengambil langkah tegas dan melakukan peninjauan ulang dilapangan.

Example 300x600

Pengelolaan proyek yang disokong melalui suntikan Dana APBN untuk tahun anggaran 2026 sebesar 1 milyar rupiah itu, belakangan dikabarkan diterpa isu menyimpang dan disoroti negatif hingga menjadi perhatian publik, dan kini mendapatkan respons positif dari pihak terkait.

Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong Sunarti, S.Pd., M.Pd saat dikonfirmasi media ini pada Selasa (1/1/2026) menyatakan keseriusannya menyikapi prespsi negatif tersebut.

Ia menilai dugaan soal penyimpangan penggunaan material bakal kebutuhan struktur fisik rekonstruksi gedung sekolah SDN Bainaa Barat yang belakangan ini mendapat sorotan miring.

Adalah menyangkut sistematis pelaksanaan proyek revitalisasi sekolah terpencil yang juga dikabarkan tidak memenuhi stadar teknis pengelolaan.

Tudingan adanya manipulatif bahan konstruksi yang di gunakan oleh entitas swakelolah proyek tersebut, serta diisukan tak manut terhadap aturan teknis pengelolaan.

Dan juga diisukan timpang dalam penerapan metode format kerja, hal tersebut dinilai sepihak dan diluar sepengetahuan pihak Dinas.

“Selaku penyelenggara teknis program revitalisasi sekolah terpencil yang tersistematis di Kementrian Pendidikan & Kebudayaan (Kemendikbud).

Pihak Disdikbud konsiten menjaga intergritas serta komitmen dengan aturan yang ada, dan spesifik menjalankan amanat dan tanggung jawab kelembagaan “katanya.

Lanjut, ia menyebutkan sementara dalam situasi pelik menghadapi dugaan yang menyasar pada salah satu nama yang konon katanya adalah pucuk pimpnan dari pihak Sekolah itu sendiri. Maka perlu dibuktikan kebenarnnya.

Terlebih dalam menyikapi adanya isu itu piihak Disdikbud telah menjadwalkan waktu untuk langkah lebih lanjut dalam waktu dekat ini.

Wujud dari intergritas dan konsistensi dalam lembaga Disdikbud berencana melakukan surveilance di lapangan dan sekaligus monitoring kualitas material konstruksi yang digunakan, mengecek persentasi progres pengerjaan gedung sekelah tersebut, “imbuhnya.

Lebih lanjut, Kadis menegaskan bahwa pihak Disdikbud persuasif dan bijak dalam menyikapi hal tersebut. Maka sejatinya kembali meluruskan pokok persoalan dan cara pandang negatif publik, yang saat ini menudung dalam pengelolaan proyek rancang bangun (revitalisasi) SDN Bainaa Barat yang diduga pasif menyeret nama Kepala Sekolahnya yang konon dirundung maslah.

Kebijakan pihak Disdikbud akan mengambil langkah tegas dan intens melakukan evaluasi eksternal terhadap pihak Sekolah yang juga selaku pihak yang ditrusting (dipercayakan) memfasilitasi andil swakelolah peoyek tersebut, “tegasnya.

Ia menambahkan, runut acuan prospektif dan signifikansi pengusulan yang termaktup dan tersurat sesuai mekanisme yang berdasarkan jumlah Usulan Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sebelumnya sekitar 300-an gedung SD, serta memprioritaskan 79 sekolah terpencil.

“Realisasi Saat Ini dari total usulan tersebut, sebanyak 25 SD telah dipastikan masuk dalam program revitalisasi tahun 2026 dan dua di antaranya bahkan sudah mulai dikerjakan, “tandasnya.(tim)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *