Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita Sulteng

Peran Aktif TP-PKK Kota Palu Dukung Pembangunan Dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

31
×

Peran Aktif TP-PKK Kota Palu Dukung Pembangunan Dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

nesindonews.com Palu Sulteng – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palu, Hj. Diah Puspita, S.A.P., M.A.P., mengajak para ibu-ibu RT, RW, serta istri perangkat wilayah untuk terus mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Diah Puspita saat menggelar pertemuan bersama sekitar 200 ibu-ibu RT, RW, dan para istri perangkat wilayah se-Kecamatan Mantikulore di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Kamis (27/8/2026).

Example 300x600

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, S.STP.,MSi, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Plt. Camat Mantikulore, serta para lurah se-Kecamatan Mantikulore.

Dilansir nesindonews.com, Ketua Diah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan meluangkan waktu mengikuti pertemuan tersebut.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kehadiran ibu-ibu semua yang sudah berkenan menghadiri undangan malam ini,” ujar ketua.

Ketua Diah mengatakan, pertemuan ini sengaja dikemas dengan menghadirkan para kepala OPD agar masyarakat dapat menyampaikan langsung berbagai aspirasi, persoalan, maupun kebutuhan yang ada di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, ibu-ibu RT dan RW memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Berbagai persoalan keluarga, lingkungan, kesehatan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi dapat lebih cepat diketahui melalui peran aktif para perempuan di tingkat wilayah.

“Pertemuan malam hari ini saya betul-betul menginginkan para kepala dinas bisa langsung bertatap muka dan bersilaturahmi dengan ras terkuat di muka bumi ini, yaitu ibu-ibu RT, ibu-ibu RW, dan para istri. Luar biasa,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ketua Diah juga menyampaikan mengenai kebijakan terbaru pemerintah pusat terkait kelembagaan PKK.

Saat ini, kepengurusan PKK tidak hanya berhenti pada kelompok Dasawisma, tetapi diwajibkan hingga tingkat RT.

Ketua Diah menilai kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran PKK sekaligus mendekatkan berbagai program pemberdayaan keluarga kepada masyarakat.

“Aturan dari pusat sekarang mewajibkan adanya PKK di tingkat RT. Ini menjadi penguatan organisasi agar program pemberdayaan keluarga semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Ketua Diah pun mendorong para peserta agar tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini ditemukan di lingkungan mereka.

Kehadiran para kepala OPD dalam forum tersebut, kata dia, menjadi kesempatan untuk mendapatkan penjelasan dan solusi secara langsung.

“Silakan ibu-ibu bertanya. Kalau ada yang belum ditindaklanjuti atau belum mendapat jawaban, sampaikan malam ini supaya bisa langsung dijawab oleh dinas terkait,” tuturnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi dua arah antara Pemerintah Kota Palu dengan masyarakat di tingkat kelurahan dan RT/RW.

Melalui forum tersebut, TP-PKK Kota Palu berharap peran perempuan sebagai penggerak keluarga dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mampu menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan di Kota Palu.

Penguatan sinergi hingga tingkat RT diharapkan dapat membuat berbagai program pemerintah lebih tepat sasaran, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kehidupan keluarga di Kota Palu.

(Imron/Jufri/NNews)
Editor : Lengie

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *